<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>akulaila</title>
    <link>http://akulaila.blogdrive.com/</link>
    <description>akulaila</description>
    <lastBuildDate>Thu, 21 Sep 2006 20:35:04 PDT</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2006.</copyright>
    <item>
      <title>Donna</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/30.html</link>
      <pubDate>Fri, 22 Sep 2006 04:33:52 GMT</pubDate>
      <description>DONNA



matamu menerawang jauh menembus malam,

seakan ada sejuta kisah

yang kau sembunyikan dalam gelapnya



kau tertawa

apakah hidup adalah lelucon satir itu?



tidakkah kau bosan dengan pertanyaan pertanyaan mereka?

mereka yang tidak mengertimu



bicaralah padaku...

dengan bahasa yang hanya kau dan aku pahami

ajari aku rahasia rahasia itu

yang kau simpan rapat dibalik sandiwaramu

ceritakan aku kisah kisah dalam waktu yang terus berdetak



sebab hidup adalah bergerak,

begitu kan katamu...</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=30</comments>
    </item>
    <item>
      <title>membaca senja</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/29.html</link>
      <pubDate>Thu, 07 Sep 2006 03:50:01 GMT</pubDate>
      <description>MEMBACA SENJA



membaca senja di wajah kekasihku,

lelaki yang memelihara senyuman di segala cuaca



ada burung gereja yang mengibas-ngibaskan sayap kecilnya,

ada angin mengalun lirih, mengayunkankan tangannya menggapai sehelai daun rapuh

ada semesta yang beranjak pelan...



akupun menjadi saksi

tatkala bilur cahaya merekah,

merengkuh keremangan hatiku



jadi itu kau, ya?

yang menggetarkan pojok sunyi,

yang memaknai rona jingga di langit senja
</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=29</comments>
    </item>
    <item>
      <title>PERSEMBAHAN DARI HATI</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/28.html</link>
      <pubDate>Fri, 01 Sep 2006 05:35:54 GMT</pubDate>
      <description>PERSEMBAHAN DARI HATI



dalam gelap kupejamkan mata

sejenak jiwa ini lepas

mengarungi semesta yang lirih

menatahkan aksara di langitnya :

sebuah persembahan dari hati

karena kini belenggu asa memilikimu,

telah jauh kulepas bersama angin senja

yang tinggal adalah keinginan untuk terus memberimu

serta hati yang damai mengingat senyum di wajah manis itu
</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=28</comments>
    </item>
    <item>
      <title>21</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/27.html</link>
      <pubDate>Fri, 01 Sep 2006 05:35:17 GMT</pubDate>
      <description>  21
 
 ada ruang ruang tak hingga 
 dalam pencarianmu
 
 ada jeda panjang menanti
 di ujung malamku
 
 semata mata untuk memaknaimu
 
 kujelajahi lorong lorong sepi,
 berharap kau berbisik dalam gelap
 aku meleleh dalam deras hujanmu
 
 jalan itu kian panjang,
 saat kurasakan betapa keras tamparanmu
 mengajariku gigih bertahan
 namun kujumpai diriku :
 berdiri tegak diatas kedua kakinya
</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=27</comments>
    </item>
    <item>
      <title>untuk lelakiku</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/26.html</link>
      <pubDate>Fri, 01 Sep 2006 05:29:06 GMT</pubDate>
      <description>UNTUK LELAKIKU 



tidakkah kau rasakan,

helai helai waktu menyibak pertanda



kini musim berganti matahari,

berjanji memberikan sinarnya setiap pagi

sepertiku,

yang kini tidak lagi berlari, tetapi berjanji tinggal di hatimu



lalu,

biarlah aku perlahan memahami ini :

aku mencintaimu...

(pejamkan matamu, rasakan udara hangat menebar aroma musim semi

kini rasa itu berlonjakan bagai bunga api)

ya, aku mencintaimu

jauh sebelum aku diciptakan,

jauh sebelum aku mengenalmu,

jauh sebelum aku mengenal cinta

</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=26</comments>
    </item>
    <item>
      <title>matamu</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/25.html</link>
      <pubDate>Sat, 10 Sep 2005 16:43:48 GMT</pubDate>
      <description>MATAMU



matamu berusaha berbicara kepadaku

dintara padang ilalang

dan bunga rumput putih yang menaburkan serbuknya



kaki kita telanjang

dibasahi tetes embun yang terserak saat kita pijak



mentari samar, sembunyi di langit timur

aroma udara memenuhi rongga

hanya tanganmu yang sempat berkata-kata



aku luluh dan bahagia



lalu matamu,

ya, matamu hendak mengucapkan sesuatu

namun mengabur jauh bersama pusaran waktu
</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=25</comments>
    </item>
    <item>
      <title>malam dan rembulan putih susu</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/24.html</link>
      <pubDate>Fri, 19 Aug 2005 15:15:07 GMT</pubDate>
      <description>MALAM DAN REMBULAN PUTIH SUSU



rembulan penuh : putih susu dan terang bercahaya

jalanan disirami cahayanya yang perak 

bayanganku memanjang mengabu, 

terbaring di tanah



kutatap dia seksama, mega mengitarinya memutih

dalam angkasa hitam 

cahaya bintang pun terserap



angin menggetarkan bayangan dan pohon menyembunyikan hijaunya

malam ini rembulan memegang kuasa



tiada jenuhnya kuamati,

rembulan yang menyimpan keindahannya dalam kesenyapan



aku ingin melesat menemanimu

dalam pendar rembulan yang sama

semata mata untuk memenuhiku



sebab meninggalkanmu... (more)</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=24</comments>
    </item>
    <item>
      <title>...</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/23.html</link>
      <pubDate>Wed, 17 Aug 2005 14:32:37 GMT</pubDate>
      <description>...



aku berusaha keras membunuhmu...

sebab aku ingin bebas dari belenggu itu

akan kukikis tepian hari dimana kau bermunculan!

akan kuburamkan imaji dirimu!

kucabik cabik ingatan tentangmu...

hingga kau pupus, terbakar menghitam

mengabu ditiup angin



namun matamu,

kian tak terlukiskan



dirimu,

kian tak tergantikan



rinduku,

kian tak tertahankan



hatiku,

kian tak terdamaikan



kau tak dimana... 

tulus kubiarkan mengisi ruang kosong ini



sebab kau : tak terenyahkan</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=23</comments>
    </item>
    <item>
      <title>membiru</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/22.html</link>
      <pubDate>Sat, 06 Aug 2005 14:07:38 GMT</pubDate>
      <description>MEMBIRU



dari berjuta warna yang ada

hanya biru di pagi ini

di langit timur cercah cahaya melesat membiru

mengawangkanku dalam alunannya yang membuai



biru mengitariku damai,

akupun lupa akan betapa sengitnya hidupku



kemudian entah darimana, sebentuk kupu kupu berwarna biru 

mengepakkan sayapnya dalam perutku

manis walaupun hatiku terasa seperti diremas

sensasi tak terkira :

kau terproyeksi dimana mana
</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=22</comments>
    </item>
    <item>
      <title>tak terhitung</title>
      <link>http://akulaila.blogdrive.com/archive/21.html</link>
      <pubDate>Thu, 04 Aug 2005 16:32:51 GMT</pubDate>
      <description>TAK TERHITUNG



hampir pagi,

kau menjelma degup sunyi yang bergemeretak 

mengisi gelap,

dalam kotak kaca yang berpendar

aku bertanya tanya,

apakah yang membuatmu tersenyum di dalam sana?

cahaya berhamburan dari telinga, tangan, terutama dari kedua matamu

menerabas bulu matamu,

meninggalkan payung kecil melingkari jendela hatimu



mungkinkah kau lelaki untukku?

jika begitu, maka

keluarlah dari dalam sana,

masuklah ke dalam mimpiku...



oh, kiranya betapa wangi rindu ini

menyelusup di ubun-ubun dan buku jariku

membimbingku pada kesempurnaan

kubilang jemari,... (more)</description>
      <comments>http://akulaila.blogdrive.com/comments?id=21</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
