|
hampir pagi, kau menjelma degup sunyi yang bergemeretak mengisi gelap, dalam kotak kaca yang berpendar aku bertanya tanya, apakah yang membuatmu tersenyum di dalam sana? cahaya berhamburan dari telinga, tangan, terutama dari kedua matamu menerabas bulu matamu, meninggalkan payung kecil melingkari jendela hatimu mungkinkah kau lelaki untukku? jika begitu, maka keluarlah dari dalam sana, masuklah ke dalam mimpiku... oh, kiranya betapa wangi rindu ini menyelusup di ubun-ubun dan buku jariku membimbingku pada kesempurnaan kubilang jemari, tak cukup untuk menghitung : berapa kali kau bermunculan pagi ini... langitpun membahasakan rinduku: yang mengabu, lalu luruh tak tertahankan mengasihi bumi, memberinya jejak kehidupan |
| Deni July 4, 2008 04:16 AM PDT Hy blh tny gmn cr y bkn puisi kyk km itu?? Jupiter_mx64@yahoo.com | ||
| Leave a Comment: |