Aku laila : perjalanan panjang untuk menemukan lelakiku



laila
perempuan biasa yang belajar dari :
hidup,
sakit,
persahabatan,
ibunya (perempuan yang mengajarinya motif bunga)

   

<< September 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

pelan pelan aku akan paham
kuseret lagi tubuh ini bersamaku
mencoba membunuhmu lagi
menguburmu di dasar laut tak bermakna
lalu menghapusmu begitu saja dari udara pagi
terbangun seakan kau tak ada
hingga, suatu saat jika matahari lengah,
akan kucari sosokmu dalam wajah wajah asing tanah ini

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Thursday, September 21, 2006
AKU LAILA

DONNA

matamu menerawang jauh menembus malam,
seakan ada sejuta kisah
yang kau sembunyikan dalam gelapnya

kau tertawa
apakah hidup adalah lelucon satir itu?

tidakkah kau bosan dengan pertanyaan pertanyaan mereka?
mereka yang tidak mengertimu

bicaralah padaku...
dengan bahasa yang hanya kau dan aku pahami
ajari aku rahasia rahasia itu
yang kau simpan rapat dibalik sandiwaramu
ceritakan aku kisah kisah dalam waktu yang terus berdetak

sebab hidup adalah bergerak,
begitu kan katamu...

dilambungkan pada 08:33 pm oleh akulaila

aldy
October 16, 2008   06:15 PM PDT
 
kamu cantik, sudah ada yang miliki belum? jawab yah di emailku aldy.hoki@gmail.com
Jiban
September 20, 2008   07:02 PM PDT
 
kata-kata yang indah...
kata-katanya hidup...
rulay
August 16, 2008   10:11 PM PDT
 
kok kamu ada disini .....
aku juga ada disini.......
Name ainnk
July 19, 2008   01:37 AM PDT
 
hallo cantik lag ngapain ne
Is
July 8, 2008   01:08 AM PDT
 
Bukankah hidup cuma pengakuan
timpakul
October 26, 2006   05:20 AM PDT
 
tersadar aku di kegelapan malam
senyap hening tak bergemericik air di tepi sungai karangmumus
kembali pada sebuah masa
saat tawa belum jadi tangis
kala cheria tak jadi air mata
senyum tipis bibir merekah berikan sebuah gundah
bertanya pada arah kehidupan
apakah titik penghabisan arah tuju?

[061026]
:: bagi senyum laila
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home