Aku laila : perjalanan panjang untuk menemukan lelakiku



laila
perempuan biasa yang belajar dari :
hidup,
sakit,
persahabatan,
ibunya (perempuan yang mengajarinya motif bunga)

   

<< August 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31

pelan pelan aku akan paham
kuseret lagi tubuh ini bersamaku
mencoba membunuhmu lagi
menguburmu di dasar laut tak bermakna
lalu menghapusmu begitu saja dari udara pagi
terbangun seakan kau tak ada
hingga, suatu saat jika matahari lengah,
akan kucari sosokmu dalam wajah wajah asing tanah ini

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, August 17, 2005
AKU LAILA

...

aku berusaha keras membunuhmu...
sebab aku ingin bebas dari belenggu itu
akan kukikis tepian hari dimana kau bermunculan!
akan kuburamkan imaji dirimu!
kucabik cabik ingatan tentangmu...
hingga kau pupus, terbakar menghitam
mengabu ditiup angin

namun matamu,
kian tak terlukiskan

dirimu,
kian tak tergantikan

rinduku,
kian tak tertahankan

hatiku,
kian tak terdamaikan

kau tak dimana...
tulus kubiarkan mengisi ruang kosong ini

sebab kau : tak terenyahkan

dilambungkan pada 06:32 am oleh akulaila

AR1EF
September 15, 2008   07:16 PM PDT
 
manusia ada didunia bukan tuk mencari orang yang sempurna buat dicintai....
tapi belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna....

AR1EF
September 15, 2008   07:14 PM PDT
 
manusia ada didunia bukan tuk mencari orang yang sempurna buat dicintai....
tapi belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna....

kenk
August 26, 2005   12:21 AM PDT
 
waiting for.....?

lebih serupa keresahan yang dirakit dalam mimpi ya....sebab "ia" lebih memilih sunyi dan mengendap dalam takdirnya.

bolehkah aku menebaknya? he....he....
rietzz
August 19, 2005   06:31 AM PDT
 
belenggu apa , laila ???????
anonymous.....
August 18, 2005   07:44 PM PDT
 
wouw.....it's so incridible......
perasaan yang paling dalam yaaa......???

btw....klo blh tau untuk siapa puisi ini ???? musim api?????
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry