Thursday, September 21, 2006
AKU LAILA
DONNA
matamu menerawang jauh menembus malam,
seakan ada sejuta kisah
yang kau sembunyikan dalam gelapnya
kau tertawa
apakah hidup adalah lelucon satir itu?
tidakkah kau bosan dengan pertanyaan pertanyaan mereka?
mereka yang tidak mengertimu
bicaralah padaku...
dengan bahasa yang hanya kau dan aku pahami
ajari aku rahasia rahasia itu
yang kau simpan rapat dibalik sandiwaramu
ceritakan aku kisah kisah dalam waktu yang terus berdetak
sebab hidup adalah bergerak,
begitu kan katamu...
dilambungkan pada 08:33 pm oleh akulaila
Permalink
Wednesday, September 06, 2006
AKU LAILA
MEMBACA SENJA
membaca senja di wajah kekasihku,
lelaki yang memelihara senyuman di segala cuaca
ada burung gereja yang mengibas-ngibaskan sayap kecilnya,
ada angin mengalun lirih, mengayunkankan tangannya menggapai sehelai daun rapuh
ada semesta yang beranjak pelan...
akupun menjadi saksi
tatkala bilur cahaya merekah,
merengkuh keremangan hatiku
jadi itu kau, ya?
yang menggetarkan pojok sunyi,
yang memaknai rona jingga di langit senja
dilambungkan pada 07:50 pm oleh akulaila
Permalink
Thursday, August 31, 2006
AKU LAILA
PERSEMBAHAN DARI HATI
dalam gelap kupejamkan mata
sejenak jiwa ini lepas
mengarungi semesta yang lirih
menatahkan aksara di langitnya :
sebuah persembahan dari hati
karena kini belenggu asa memilikimu,
telah jauh kulepas bersama angin senja
yang tinggal adalah keinginan untuk terus memberimu
serta hati yang damai mengingat senyum di wajah manis itu
dilambungkan pada 09:35 pm oleh akulaila
Permalink
AKU LAILA
21
ada ruang ruang tak hingga
dalam pencarianmu
ada jeda panjang menanti
di ujung malamku
semata mata untuk memaknaimu
kujelajahi lorong lorong sepi,
berharap kau berbisik dalam gelap
aku meleleh dalam deras hujanmu
jalan itu kian panjang,
saat kurasakan betapa keras tamparanmu
mengajariku gigih bertahan
namun kujumpai diriku :
berdiri tegak diatas kedua kakinya
dilambungkan pada 09:35 pm oleh akulaila
Permalink
AKU LAILA
UNTUK LELAKIKU
tidakkah kau rasakan,
helai helai waktu menyibak pertanda
kini musim berganti matahari,
berjanji memberikan sinarnya setiap pagi
sepertiku,
yang kini tidak lagi berlari, tetapi berjanji tinggal di hatimu
lalu,
biarlah aku perlahan memahami ini :
aku mencintaimu...
(pejamkan matamu, rasakan udara hangat menebar aroma musim semi
kini rasa itu berlonjakan bagai bunga api)
ya, aku mencintaimu
jauh sebelum aku diciptakan,
jauh sebelum aku mengenalmu,
jauh sebelum aku mengenal cinta
dilambungkan pada 09:29 pm oleh akulaila
Permalink
Saturday, September 10, 2005
AKU LAILA
MATAMU
matamu berusaha berbicara kepadaku
dintara padang ilalang
dan bunga rumput putih yang menaburkan serbuknya
kaki kita telanjang
dibasahi tetes embun yang terserak saat kita pijak
mentari samar, sembunyi di langit timur
aroma udara memenuhi rongga
hanya tanganmu yang sempat berkata-kata
aku luluh dan bahagia
lalu matamu,
ya, matamu hendak mengucapkan sesuatu
namun mengabur jauh bersama pusaran waktu
dilambungkan pada 08:43 am oleh akulaila
Permalink
Friday, August 19, 2005
AKU LAILA
MALAM DAN REMBULAN PUTIH SUSU
rembulan penuh : putih susu dan terang bercahaya
jalanan disirami cahayanya yang perak
bayanganku memanjang mengabu,
terbaring di tanah
kutatap dia seksama, mega mengitarinya memutih
dalam angkasa hitam
cahaya bintang pun terserap
angin menggetarkan bayangan dan pohon menyembunyikan hijaunya
malam ini rembulan memegang kuasa
tiada jenuhnya kuamati,
rembulan yang menyimpan keindahannya dalam kesenyapan
aku ingin melesat menemanimu
dalam pendar rembulan yang sama
semata mata untuk memenuhiku
sebab meninggalkanmu berarti : mencerabut sebagian diriku
dilambungkan pada 07:15 am oleh akulaila
Permalink
Wednesday, August 17, 2005
AKU LAILA
...
aku berusaha keras membunuhmu...
sebab aku ingin bebas dari belenggu itu
akan kukikis tepian hari dimana kau bermunculan!
akan kuburamkan imaji dirimu!
kucabik cabik ingatan tentangmu...
hingga kau pupus, terbakar menghitam
mengabu ditiup angin
namun matamu,
kian tak terlukiskan
dirimu,
kian tak tergantikan
rinduku,
kian tak tertahankan
hatiku,
kian tak terdamaikan
kau tak dimana...
tulus kubiarkan mengisi ruang kosong ini
sebab kau : tak terenyahkan
dilambungkan pada 06:32 am oleh akulaila
Permalink
Saturday, August 06, 2005
AKU LAILA
MEMBIRU
dari berjuta warna yang ada
hanya biru di pagi ini
di langit timur cercah cahaya melesat membiru
mengawangkanku dalam alunannya yang membuai
biru mengitariku damai,
akupun lupa akan betapa sengitnya hidupku
kemudian entah darimana, sebentuk kupu kupu berwarna biru
mengepakkan sayapnya dalam perutku
manis walaupun hatiku terasa seperti diremas
sensasi tak terkira :
kau terproyeksi dimana mana
dilambungkan pada 06:07 am oleh akulaila
Permalink
Thursday, August 04, 2005
AKU LAILA
TAK TERHITUNG
hampir pagi,
kau menjelma degup sunyi yang bergemeretak
mengisi gelap,
dalam kotak kaca yang berpendar
aku bertanya tanya,
apakah yang membuatmu tersenyum di dalam sana?
cahaya berhamburan dari telinga, tangan, terutama dari kedua matamu
menerabas bulu matamu,
meninggalkan payung kecil melingkari jendela hatimu
mungkinkah kau lelaki untukku?
jika begitu, maka
keluarlah dari dalam sana,
masuklah ke dalam mimpiku...
oh, kiranya betapa wangi rindu ini
menyelusup di ubun-ubun dan buku jariku
membimbingku pada kesempurnaan
kubilang jemari, tak cukup untuk menghitung :
berapa kali kau bermunculan pagi ini...
langitpun membahasakan rinduku:
yang mengabu,
lalu luruh tak tertahankan
mengasihi bumi,
memberinya jejak kehidupan
dilambungkan pada 08:32 am oleh akulaila
Permalink